Tentang UGM
Portal Akademika UGM
IT Center
Perpustakaan UGM
LPPM
Webmail UGM
Webmail Faperta
Bahasa Indonesia
English

DR. ANI WIDIASTUTI MEWAKILI FAKULTAS PERTANIAN UGM DALAM THE 10TH REVIEW MEETING FOR AIMS PROGRAMME

Written by Admin. Posted in Rilis, Faculty
25
Nov
2016

 

ASEAN International Mobility for Students [AIMS Programme] bertujuan untuk membuat program mobilitas untuk mahasiswa di semua negara anggota SEAMEO [South East Asian of Education Organization]. Dalam perkembangannya, tidak hanya Negara-negara ASEAN saja yang terlibat, namun juga 2 negara tetangga ASEAN. Jepang tergabung dalam kegiatan program AIMS sejak tahun 2013 hingga sekarang. Republik Korea Selatan kemudian juga bergabung sejak 2015. Hingga saat ini, terdapat 8 negara bergabung dalam program AIMS yaitu : Indonesia, Malaysia, Thailand, The Phillipines, Brunei, Vietnam, Jepang dan Korea Selatan. Dalam review meeting yang diselenggarakan pada 13-17 November 2016 di Kualalumpur, Malaysia, Fakultas Pertanian UGM mengutus Dr. Ani Widiastuti, S.P., M.P sebagai wakil Fakultas. Disimpulkan bahwa kegiatan AIMS memberikan pengaruh positif baik bagi mahasiswa yang mengikuti pertukaran ke negara lain, maupun mahasiswa yang tetap tinggal di negaranya dan menerima mahasiswa asing karena terjadinya proses internationalization at home. Para mahasiswa dan alumni program AIMS yang mengikuti program outbound-pun dalam testimoninya menyatakan bahwa program AIMS memberikan pengaruh yang sangat bagus bagi kehidupan pribadi dan karir mahasiswa termasuk membangun jejaring internasional, serta meningkatkan cara berpikir kritis, out of the box. Mereka menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya program ini dan berharap program AIMS dapat terus dilanjutkan. Tantangan yang harus dipecahkan bagi Fakultas Pertanian UGM dalam program AIMS adalah mempersiapkan lebih baik kuliah dan program ekstra kulikuler untuk peserta program internasional, meningkatkan fasilitas yang lebih baik dan mudah diakses bagi mahasiswa kita maupun mahasiswa asing, buddy system yang lebih baik serta terstruktur sehingga sungguh-sungguh membantu mahasiswa asing untuk beradaptasi. Tantangan yang tak kalah penting adalah mencari sumber dana untuk mengirim lebih banyak mahasiswa kita keluar dan menerima lebih banyak mahasiswa asing ke dalam, karena semua negara yang tergabung dalam AIMS programme berencana semakin meningkatkan jumlah resiprokalitas pengiriman mahasiswa. Review meeting ke-11 tahun depan, akan diselenggarakan di Indonesia (narasi dan foto :AniW)









 

RILIS BERITA