Tentang UGM
Portal Akademika UGM
IT Center
Perpustakaan UGM
LPPM
Webmail UGM
Webmail Faperta
Bahasa Indonesia
English

1ST INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON MARINE AND FISHERIES RESEARCH
Jumat, 7 Agustus 2015 di Jurusan Perikanan UGM

Written by Admin. Posted in Rilis, Faculty
12
Ags
2015

Ikan merupakan sumber penghidupan utama bagi masyarakat, khususnya masyarakat di negara berkembang. FAO memperkirakan nelayan dan petani ikan di seluruh dunia berjumlah 58.272 juta orang dan sejumlah 84.16% berada di kawasan Asia. Selain itu, ikan juga mengandung protein dengan jumlah dan kualitas yang tinggi serta merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi di berbagai negara. Oleh karena itu, ikan memiliki peranan penting dalam memperkuat ketahanan pangan (food security)dunia, karena secara langsung ikan dapat memenuhi kebutuhan protein masyarakat dan secara tidak langsung merupakan sumber mata pencaharian dan pendapatan bagi masyarakat untuk membeli pangan.

FAO melaporkan bahwa peningkatan produksi ikan secara global mencapai angka 158 juta ton pada tahun 2012, dengan jumlah terbesar (91.3 juta ton) berasal dari sektor perikanan tangkap. Peningkatan produksi ikan ini tidak terlepas dari meningkatnya permintaan pasar akan produk ikan, akibat bergesernya pola konsumsi daging masyarakat dari daging merah menjadi daging putih. Seiring dengan meningkatnya permintaan, maka harga ikan di pasaran pun mengalami peningkatan. Peningkatan permintaan akan komoditas ikan harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi. Oleh karena itu, pengembangan dan pengelolaan sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan harus didukung oleh semua pihak dan dilakukan secara bertanggungjawab. Simposium internasional ini bertujuan untuk mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan sistem produksi dan pengolahan perikanan yang berkelanjutan, dengan tema simposium “Sustainable Seafood Production and Consumption to Enhance Global Food Security”.

International Symposium on Marine and Fisheries Research (ISMFR) merupakan tindak lanjut dari kegiatan Seminar Nasional Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (Semnaskan) UGM yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Jurusan Perikanan UGM, dan tahun ini merupakan tahun ke-12. Berbekal pengalaman selama 11 tahun penyelenggaraan Semnaskan serta melihat antusiasme peserta dalam berpartisipasi dan peningkatan kualitas makalah dari tahun ke tahun, Jurusan Perikanan UGM merasakan perlunya mengembangkan forum ilmiah ini ke ranah internasional. Forum temu ilmiah ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi ilmuwan, peneliti, pemerintah, pihak swasta, pemangku kepentingan serta pemerhati sektor perikanan, baik dalam dan luar negeri, untuk saling bertukar informasi terkini, pengalaman, serta hasil penelitian yang terkait dengan bidang ilmu perikanan dan kelautan. Jejaring komunikasi ilmiah merupakan luaran yang diharapkan dari penyelenggaraan simposium ini.

Rangkaian acara ISMFR terdiri dari pembukaan (plenary session) dan presentasi oral yang diselenggarakan secara panel. Pada sesi pembukaan (plenary session), panitia menghadirkan 4 pembicara kunci(keynote speaker) yaitu Prof Kazuya Nagasawa (fish stock enhancement) dari Hiroshima University, Jepang; Prof. Kim Sang Moo (fermented fish product) dari Gangneung-Wonju National University, Korea; Dr. Didier Montet (fish traceability) dari CIRAD, Perancis; dan Prof. Richard Whittington (transboundary fish disease) dari University of Sydney, Australia. Sebagai acara perdananya, ISMFR tahun ini telah menerima total pendaftaran peserta sejumlah 93 peserta, dengan jumlah peserta internasional 5,38%  yang berasal dari Thailand, Filipina, dan Taiwan. Peserta seminar yang berasal dari tanah air tersebar dari seluruh belahan nusantara dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, sampai Papua. Peserta terdiri dari perguruan tinggi negeri maupun swasta (19%), peneliti di lingkungan Badan Riset KKP-DKP maupun lembaga penelitian lainnya (10%), maupun kalangan swasta (1%). Pelaksanaan ISMFR tahun pertama ini dibatasi jumlah peserta yang akan melakukan presentasi dengan fokus pada tema tertentu. Sejumlah 47 abstrak yang lolos seleksi dipresentasikan secara oral di dalam 5 kelas paralel yang terdiri dari kelas Aquaculture, Fish Disease, Fisheries Product Processing Technology, Fisheries Resource Management A (Fishery Resources Group), dan Fisheries Resource Management B (Social Economic Resources Group). Pada sesi presentasi oral, panitia juga menghadirkan 3 pembicara tamu (invited speaker), yaitu Dr. Joy Becker (University of Sydney, Australia) pada kelas Aquaculture, Dr. Paul Hick (University of Sydney, Australia) pada kelas Fish Disease, dan Dr. Warapa Mahakarnchanakul (Kasetsart University, Thailand) pada kelas Fisheries Product Processing Technology.

 

Yogyakarta, 7 Agustus 2015

Panitia 1st ISMFR

 

Dr. Murwantoko
Ketua Panitia

 

 

RILIS BERITA